Minggu, 13 September 2009

TUGAS 12 September 2009
Materi : Pergeseran Kesetimbangan
Pendekatan : Student Centered Learning
Model : Cooperative Learning
Metode : Praktikum dan diskusi kelompok
Tujuan : Siswa dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran
kesetimbangan kimia, khususnya konsentrasi.
Alokasi waktu : 2 x 45 menit (1x pertemuan)

LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pada pertemuan sebelumnya guru telah menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan kimia secara umum. Diharapkan pada pertemuan kali ini siswa dapat mengidentifikasi konsentrasi yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan kimia.

Langkah Pembelajaran
a. Begin of Learning (Pendahulan )
Sebelumnya guru membagi siswanya, untuk setiap kelompok 4 orang.
Menyiapkan alat dan bahan tiap kelompok
Membagi lembar observasi dan pertanyaan untuk dibahas setiap kelompok setelah praktikum
Guru meminta siswa praktikum ” mengidentifikasi faktor konsentrasi yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan kimia”
b. Main of Learning (Isi)
Siswa melakukan praktikum
a. mengambil 10 ml akuades, memasuknya dalam tabung reaksi 1
b. meneteskan FeCl3 dan KSCN dalam tabung reaksi 1, dan mengaduknya, mengamati apa yang terjadi
c. membagi larutan dari tabung reaksi 1 ke dalam 4 tabung reaksi yang lain
d. tabung 2 ditambah 3 tetes FeCl3 pekat
e. tabung 3 ditambah 3 tetes KSCN pekat
f. tabung 4 ditetesi akuades 5 ml
g. tabung 5 ditambah Na2HPO4 spatula
h. mengamati perubahan warna seluruh tabung dan membandingkan warna tiap tabung dengan tabung reaksi 1
setiap kelompok membahas pengaruh konsentrasi terhadap pergesean kesetimbangan dengan membandingkan perubahan warna setiap tabung
Salah satu kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusinya dan meminta kelompok lain bertanya atau menanggapi
Guru meluruskan jawaban siswa yang kurang benar
c. End of Learning (Penutup)
Guru memberikan pertanyaan kepada kelompok yang tidak presentasi untuk mengungkapkan kembali hasil dari diskusi kelas.
Meminta siswa membuat laporan praktikum dan dikumpulkan minggu depan.

lanjut portofolio sbm

12 September 2009
Pertemuan ke-3 SBM...

Pada pertemuan ini,,yang dapat saya tangkap adalah adanya perbedaan antara pendekatan, model, metode dan stategi belajar mengajar...

Penggolongan SBM sebagai berikut:
a. berdasar pendekatan pembelajaran
pendekatan proses dan konsep
pendekatan induktif dan deduktif
pendekatan ekspositori dan heuristik
b. berdasar keterlibatan antar siswa dan guru
presentasi
metode kasus, pembuatan laporan praktikum
diskusi
c. berdasar perbedaan kecepatan belajar siswa
proses belajar kelompok
persamaan minat
persamaan kecepatan belajar

Apa perbedaan metode dan pendekatan???
Metode adalah suatu rencana pembelajaran yang lebih menekankan ke teknik pelaksanaan. Misalnya metode ceramah, diskusi, praktikum, demonstrasi dll.
Pendekatan adalah suatu rencana pembelajaran yang lebih menekankan pada strategi perencanaan. Dalam satu pendekatan kita dapat menggunakan lebih dari satu metode.

portofolio sbm

My Report
(Strategy of Learning)


4 September 2009

Preface…
Bagaimana kita bias kuliah tanpa ngantuk??pengen tahu caranya??
Prof. Ashadi, my favourite lecturer said ”Semangat adalah kunci keberhasilan di setiap langkah kita” percaya atau gak percaya yang jelas teman-teman harus coba...:)
Dari kuliah minggu lalu,,saya mendapatkan materi yang sebenarnya sudah pernah saya dapatkan,,tapi jujur belum bisa memaknai mata kuliah ini dengan baik,,insyaAlloh dengan ikut kuliah bu Nurma,, materi ini dapat saya serap dengan baik,,amin..
Strategi belajar mengajar atau yang sering disingkat SBM merupakan komponen dalam pembelajaran. SBM adalah kegiatan guru dalam proses pembelajaran untuk memberikan kemudahan bagi siswa untuk menangkap materi dari guru agar tujuan pembelajaran tercapai. Komponen pembelajaran adalah tujuan, materi, srategi dan evaluasi.
Faktor penentu SBM dalam pembelajaran adalah:
1. tujuan pembelajaran
2. materi pembelajaran
3. siswa
4. guru
5. fasilitas

disini akan kita bahas satu per satu,,
Tujuan Pembelajaran
tujuan pembelajaran adalah salah satu komponen pembelajaran yang utama, karena setiap proses pembelajaran yang akan dilakukan harus sesuai dengan tujuan, target pembelajaran. Tujuan pembelajaran disusun sebelum proses pembelajaran dimulai. Seorang guru dapat mengetahui bahwa tujuan pembelajaran telah tercapai atau belum dengan cara membuat suatu alat evaluasi untuk siswa. Misalnya : ujian semester, atau ujian setiap kompetensi dasar, ujian semester, tugas dsb. Alat untuk mengukur tujuan pembelajaran telah tercapai atau belum yang akan digunakan harus valid dan reliable.
Tujuan pengajaran ditinjau dari 3 aspek:
a. kognitif, meliputi:
C1 : Pengenalan
C2 : Pemahaman
C3 : Aplikasi
C4 : Analisis
C5 : Sintesis
C6 : Evaluasi
b. afektif : sikap siswa dalam menginternalisasi ilmu/ sesuatu yang diberiakn guru
c. psicomotor : lebih pada keaktifan secara fisik siswa di dalam KBM , misal saat praktikum.

Materi Pembelajaran
Komponen ini jelas harus ada, materi pembelajaran yang akan diberikan harus disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Materi yang akan dipelajari harus sesuai dengan Standar Kompetensi. Siswa yang memiliki daya tangkap tinggi yang telah diberikan materi sesuai SK dan KD, dapat diberikan pula materi yang lebih tinggi atau yang sering disebut pengayaan. Guru dituntut dapat mengetahui karakteristik siswanya.

Guru
Guru bukan lagi sebagai center pembelajaran, tapi guru adalah fasilitator, motivator bagi siswa. Guru dan siswa tidak dapat dipisahkan dari komponen pembelajaran, guru sebagai seseorang yang bertugas merencanakan proses pembelajaran dan bertanggungjawab terhadap ketercapaian tujuan pembelajaran. Guru yang merancang metode pembelajaran apa yang akan digunakan, yang sesuai karakter dan sesuai kebutuhan siswa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Pendekatan yang sekarang dihusung adalah pembelajaran menggunakan pendekatan konstruktivisme bukan lagi behavioristik. Pendekatan ini merupakan pendekatan pembelajaran dengan menitikberatkan siswa aktif dalam proses pembelajaran, menemukan konsep sendiri dengan dibimbing guru. Siswa dituntut mengemukakan pendapatanya, hasil pikirnya dalam KBM. Pendekatan yang dulu adalah behavioristik, sehingga siswa hanya menerima ilmu dari guru saja, tanpa pengembangan dari pola pikirnya. Sehingga cenderung siswa pasif.

Siswa
Siswa adalah salah satu komponen pembelajaran, siswa disini sebagai pebelajar, yang dibimbing, diarahkan, dituntut aktif dalam KBM. Siswa diharapkan telah mencapai tujuan pembelajaran setelah proses pembelajaran usai.

Fasilitas
Fasilitas disini adalah alat atau sarana yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran untuk mempermudah jalannya proses pembelajaran.

Semua komponen pembelajran ini saling berkesinambungan, komponen satu akan menentukan bagi komponen yang lain.

sbm


TUGAS 12 September 2009
Materi          : Pergeseran Kesetimbangan
Pendekatan  : Student Centered Learning
Model          : Cooperative Learning
Metode        : Praktikum dan diskusi kelompok
Tujuan         : Siswa dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran
  kesetimbangan kimia, khususnya konsentrasi.
Alokasi waktu : 2 x 45 menit (1x pertemuan)
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pada pertemuan sebelumnya guru telah menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan kimia secara umum. Diharapkan pada pertemuan kali ini siswa dapat mengidentifikasi konsentrasi yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan kimia.
Langkah Pembelajaran
Alokasi waktu
a. Begin of Learning (Pendahulan )
*      Sebelumnya guru membagi siswanya, untuk setiap kelompok 4 orang. 
*      Menyiapkan alat dan bahan tiap kelompok
*      Membagi lembar observasi dan pertanyaan untuk dibahas setiap kelompok setelah praktikum
*      Guru meminta siswa praktikum ” mengidentifikasi faktor konsentrasi yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan kimia”
b. Main of Learning (Isi)
*      Siswa melakukan praktikum
a.       mengambil 10 ml akuades, memasuknya dalam tabung reaksi 1
b.      meneteskan FeCl3 dan KSCN dalam tabung reaksi 1, dan mengaduknya, mengamati apa yang terjadi
c.       membagi larutan dari tabung reaksi 1 ke dalam 4 tabung reaksi yang lain
d.      tabung 2 ditambah 3 tetes FeCl3 pekat
e.       tabung 3 ditambah 3 tetes KSCN pekat
f.        tabung 4 ditetesi akuades 5 ml
g.       tabung 5 ditambah Na2HPO4 spatula
h.       mengamati perubahan warna seluruh tabung dan membandingkan warna tiap tabung dengan tabung reaksi 1
*      setiap kelompok membahas pengaruh konsentrasi terhadap pergesean kesetimbangan dengan membandingkan perubahan warna setiap tabung
*      Salah satu kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusinya dan meminta kelompok lain bertanya atau menanggapi
*      Guru meluruskan jawaban siswa yang kurang benar
c. End of Learning (Penutup)
Guru memberikan pertanyaan kepada kelompok yang tidak presentasi untuk mengungkapkan kembali hasil dari diskusi kelas.
Meminta siswa membuat laporan praktikum dan dikumpulkan minggu depan.
5’
20’
20’
30’
15’