Minggu, 13 September 2009

portofolio sbm

My Report
(Strategy of Learning)


4 September 2009

Preface…
Bagaimana kita bias kuliah tanpa ngantuk??pengen tahu caranya??
Prof. Ashadi, my favourite lecturer said ”Semangat adalah kunci keberhasilan di setiap langkah kita” percaya atau gak percaya yang jelas teman-teman harus coba...:)
Dari kuliah minggu lalu,,saya mendapatkan materi yang sebenarnya sudah pernah saya dapatkan,,tapi jujur belum bisa memaknai mata kuliah ini dengan baik,,insyaAlloh dengan ikut kuliah bu Nurma,, materi ini dapat saya serap dengan baik,,amin..
Strategi belajar mengajar atau yang sering disingkat SBM merupakan komponen dalam pembelajaran. SBM adalah kegiatan guru dalam proses pembelajaran untuk memberikan kemudahan bagi siswa untuk menangkap materi dari guru agar tujuan pembelajaran tercapai. Komponen pembelajaran adalah tujuan, materi, srategi dan evaluasi.
Faktor penentu SBM dalam pembelajaran adalah:
1. tujuan pembelajaran
2. materi pembelajaran
3. siswa
4. guru
5. fasilitas

disini akan kita bahas satu per satu,,
Tujuan Pembelajaran
tujuan pembelajaran adalah salah satu komponen pembelajaran yang utama, karena setiap proses pembelajaran yang akan dilakukan harus sesuai dengan tujuan, target pembelajaran. Tujuan pembelajaran disusun sebelum proses pembelajaran dimulai. Seorang guru dapat mengetahui bahwa tujuan pembelajaran telah tercapai atau belum dengan cara membuat suatu alat evaluasi untuk siswa. Misalnya : ujian semester, atau ujian setiap kompetensi dasar, ujian semester, tugas dsb. Alat untuk mengukur tujuan pembelajaran telah tercapai atau belum yang akan digunakan harus valid dan reliable.
Tujuan pengajaran ditinjau dari 3 aspek:
a. kognitif, meliputi:
C1 : Pengenalan
C2 : Pemahaman
C3 : Aplikasi
C4 : Analisis
C5 : Sintesis
C6 : Evaluasi
b. afektif : sikap siswa dalam menginternalisasi ilmu/ sesuatu yang diberiakn guru
c. psicomotor : lebih pada keaktifan secara fisik siswa di dalam KBM , misal saat praktikum.

Materi Pembelajaran
Komponen ini jelas harus ada, materi pembelajaran yang akan diberikan harus disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Materi yang akan dipelajari harus sesuai dengan Standar Kompetensi. Siswa yang memiliki daya tangkap tinggi yang telah diberikan materi sesuai SK dan KD, dapat diberikan pula materi yang lebih tinggi atau yang sering disebut pengayaan. Guru dituntut dapat mengetahui karakteristik siswanya.

Guru
Guru bukan lagi sebagai center pembelajaran, tapi guru adalah fasilitator, motivator bagi siswa. Guru dan siswa tidak dapat dipisahkan dari komponen pembelajaran, guru sebagai seseorang yang bertugas merencanakan proses pembelajaran dan bertanggungjawab terhadap ketercapaian tujuan pembelajaran. Guru yang merancang metode pembelajaran apa yang akan digunakan, yang sesuai karakter dan sesuai kebutuhan siswa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Pendekatan yang sekarang dihusung adalah pembelajaran menggunakan pendekatan konstruktivisme bukan lagi behavioristik. Pendekatan ini merupakan pendekatan pembelajaran dengan menitikberatkan siswa aktif dalam proses pembelajaran, menemukan konsep sendiri dengan dibimbing guru. Siswa dituntut mengemukakan pendapatanya, hasil pikirnya dalam KBM. Pendekatan yang dulu adalah behavioristik, sehingga siswa hanya menerima ilmu dari guru saja, tanpa pengembangan dari pola pikirnya. Sehingga cenderung siswa pasif.

Siswa
Siswa adalah salah satu komponen pembelajaran, siswa disini sebagai pebelajar, yang dibimbing, diarahkan, dituntut aktif dalam KBM. Siswa diharapkan telah mencapai tujuan pembelajaran setelah proses pembelajaran usai.

Fasilitas
Fasilitas disini adalah alat atau sarana yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran untuk mempermudah jalannya proses pembelajaran.

Semua komponen pembelajran ini saling berkesinambungan, komponen satu akan menentukan bagi komponen yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar